• Satu Tahun Enam Perstasi

    Penyerahan Piala dan penghargaan lomba PBB kepada SMPN 17 Mandau

  • Puncak Penanaman Satu Miliyar Pohon

    Wawancara bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis. Burhanuddin pada acara Puncak Penanaman Satu Miliyar Pohon di Kesumbo Ampai

  • Foto Bersama Hari Pendidikan

    Foto Majelis Guru, Staf Tata Usaha dan Kepala SMPN 17 Mandau

Selasa, 08 Maret 2016

Cinta+Pacaran = maksiat(dosa) #Indonesia Tanpa Pacaran

Cinta, semua manusia mempunyai cinta bahkan semua makhluk hidup termasuk hewan hanya bedanya hewan tidak diberikan akal pikiran. So, kalo manusia mencintai tidak menggunakan akalnya berarti sama aja dengan hewan dong? betul sekali. Karena dalam islam sudah ada aturan dan ketentuannya maka apa susahnya untuk mentaati semuanya. Bagaimana kalau banyak godaanya yang membuatnya jadi sulit? itulah sebabnya mengapa manusia diberikan akal pikiran, yaitu digunakan  untuk memilih mana yang baik dan yang buruk serta memilih teman yang baik atau buruk karena teman yang baik pasti akan selalu mengajak dan mengingatkan kita pada kebaikan, dan tentunya pacaran sudah pasti perbuatan buruk. Kalau sama-sama suka masa mau ditolak? tidak usah di tolak, tapi berilah ia syarat untuk menjadikanmu halal baginya. Mudah kan?
tidak mudah dong kalo kita belum siap untuk menikah apalagi masih sekolah atau kuliah, kan pekerjaan rumah tangga ribet. Tidak usah khawatir suami yang sholeh senantiasa akan menjadi sahabat sekaligus imam kita kelak jadi pekerjaan rumah akan terasa ringan dengan adanya cinta kasih yang tulus diantara keduanya. Indah bukan?
Yakinlah laki-laki yang sholeh tidak akan mengajakmu berpacaran. Jika kita berkata “aku menginginkan pacar yang sholeh”. Kata-kata itu perlu di ralat menjadi “aku menginginkan suami yang sholeh”. Kenapa artikel ini diberikan judul cinta +pacaran = maksiat(dosa) , karena cinta itu suci. Rasa cinta diberikan oleh sang maha Esa untuk saling mengasihi dan menyayangi. Jika jika cinta telah ditambah dengan pacaran, maka cinta itu sudah tidak suci lagi. Kenapa saya berbicara seperti itu? karena sesholeh atau sesholehah apapun manusia, serajin apapun sholatnya,setinggi apapun pendidikannya,  jika sudah berpacaran maka syaitan akan ikut campur di dalamnnya, dan jika syaitan sudah ada di dalamnya maka apapun bisa terjadi.
Maka jangan heran jika kita sering mendengar bukan hanya anak nakal yang mengalami hamil di luar nikah, tetapi kepada anak ustadz pun hal itu bisa terjadi, karena mempunyai orangtua ustadz,kiyai,guru,dosen dan pekerjaan lainnya yang bersifat mengajar tidak bisa menjadi jaminan anaknya tidak akan berpacaran karena kemajuan teknologi yang sangat memudahkan untuk berkomunikasi. Selain itu iman seseorang bersifat naik turun. Maka teman yang baik dan beriman sangat penting buat kita untuk selalu saling mengingatkan dan mengajak kepada kegiatan yang bisa menguatkan iman kita.
Oleh karena itu mari kita dukung gerakan# Indonesia Tanpa Pacaran , selamatkan saudara/saudari kita dari sakit hati dan rasa merana.
Silahkan bergabung dalam gerakan peduli #IndonesiaTanpaPacaran ini melalui WhatsApp dengan cara ketik: Nama_Pekerjaan_AsalKota Lalu kirim ke admin 085221345393. Dapatkan juga broadcast atau tulisan inspirasi secara gratis dengan cara Invite PIN BBM 58666556.
Like Fanpage: https://www.facebook.com/pages/Indonesia-Tanpa-Pacaran/1659487164284803?ref=bookmarks
Nur Aeni(Kontributor Gaul Fresh dan Master Website)

Rabu, 17 Februari 2016

Menjadi Guru Karena Hutang

Gatot Ruslianto atau kerap disapa  Pak Ga merupakan salah satu pengajar di SMPn 17 Mandau. Beliau merupakan Bendahara sekolah sekaligus guru bahasa Inggris. Berikut hasil wawancara kami dengan pak Gatot. 

Sudah berapa lama bapak bekerja sebagai guru, pak?
Peran sebagai guru sudah saya emban lebih kurang lima belas tahun. Dan saat ini mengajar di dua tempat, yaitu di SMPN 6 Mandau dan SMPN 17 Mandau.

Wah, bisa dua sekolah begitu, pak? Bagaimana pengaturannya pak?
Ya, rata-rata guru disekolah kita masih guru terbang. Bukan burung saja yang bisa terbang lho. Hehe... SMPN 17 Mandau baru memiliki satu guru tetap. Sementara yang lain belum dapat kepastian. Begitu juga dengan bapak. Semua sudah diatur oleh WAKA. Sehingga tidak ada tugas yang terlalaikan dimasing-masing sekolah.

Apa motivasi bapak memilih menjadi guru?
Yang pertama, jelas ingin menambah wawasan. Dengan menjadi guru, kita akan terus menambah ilmu dan wawasan kita. Kedua, saya merasa berhutang ilmu. Terutama kepada guru-guru saya yang telah menjadi guru saya dulu. Agar ilmu ini terus disebar. Dan terakhir, tujuan saya adalah untuk menjalin silaturahim.

Apakah ada rintangan saat menjadi guru?
Terkadang terasa jenuh dan kesal, sebab melihat siswa yang masih ogah-ogahan belajar. Tetapi, karena memiliki kewajiban untuk mencerdaskan anak bangsa, semua itu kemudian meluap begitu saja. Terlebih saat melihat anak didik saya berprestasi, semua membuat saya bangga.

Apa pesan bapak untuk siswa SMPN 17 Mandau?
Pesan saya, berlomba-lombalah untuk memberikan yang terbaik pada orang tua. Sebab, orang tua telah memberikan pendidikan terbaik. Jaga nama baik sekolah kita. Sebab, meski sekolah baru, kita harus mampu bersaing dan berprestasi dari sekolah lainnya. 

Oleh: Angelika W

     

Senin, 18 Januari 2016

Persembahan Lagu untuk Guru


Sobat pembaca 7teen. Ini nih dua sahabat kami yang super kreatif. Vicky dan Bimo, dua sejoli yang akrab banget sejak duduk kelas VII.  Mereka berinisiatif membuat sebuah lagu dan mempersembahkan untuk guru dalam sebuah acara Ulang Tahun PGRI ke-70 lalu. Liriknya keren, iramanya mantap. Tepuk tanganpun meriah terdengar dari seluruh siswa. Sukses buat bang Vicky and bang Bimo. Jangan berhenti berkarya ya! Berani tunjukkan kemampuanmu. 
Berkarya, kenapa tidak?

Selasa, 12 Januari 2016

Trailer Hijrah SMPN 17 Mandau

Selamat pagi, pembaca buletin7teen. Apa kabar pagi ini? Semoga senantiasa sehat dan berkah. Pagi ini ada tayangan yang laik untuk kamu simak. Yup, tentang kepindahan SMPN 17 Mandau yang kini telah menepati gedung permanennya. Semua siswa gembira, sebab mendapat gedung yang masih 'harum' catnya. Masih mulus dindingnya. Juga baru meja dan kursinya. Semangat itu kian merebak melihat semangat teman-teman yang sibuk membantu proses kepindahan barang-barang ke bangunan baru. Simak terus ya, Sob!



Kamis, 31 Desember 2015

Seremonial Penanaman Satu Milyar Pohon

Wawancara bersama Sekda Bengkalis, Burhanuddin
7teen News Desa Kesumbo Ampai menjadi tuan rumah dalam acara penanaman satu miliar pohon pada rabu, 23 Desember 2015. Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat dengan tujuan menjadi momentum kesadaran bersama untuk kembali menanam pohon. Pemerintah telah menanam lebih dari 500 bibit pohon akan terus berlanjut setelah acara seremonial berlangsung.

Menurut ketua pelaksana, persiapan acara sudah dilakukan jauh hari. Desa Kesumbo Ampai dipilih sebagai lokasi karena disini ada hutan adat yang dilindungi. ‘’Persiapan yang dilakukan panitia adalah dengan mempersiapkan pohon untuk ditanami sama pejabat-penjabat”.

Acara penanaman satu miliar pohon bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat dan remaja untuk menjaga lingkungan selain merupakan program nasional. “Tujuan program ini adalah agar masyarakat mencintai lingkungan dan mendorong generasi muda untuk mencintai lingkungan hidup” ucap Burhanuddin, Sekda Kabupaten Bengkalis.

Kementrian Kehutanan sudah melakukan kesadaran kepada masyarakat juga sekolah. Disekolah sudah diadakan acara perlombaan penghijauan yang bertujuan generasi muda cinta menanam.

“Kepada generasi muda, kita harapkan sejak kecil menjaga kebersihan, dan menjaga lingkungan. Salah satunya kita sudah membuat lomba disekolah dengan tujuan agar muncul kesadaran pada siswa mencintai keindahan.” Tambahnya. 

Kamis, 20 Agustus 2015

Pelaksanaan Pembangunan SMPN 17 Mandau


Ilustrasi: Internet
7teen News Pembangunan gedung SMPN 17 Mandau akan dibangun di Jl. Stadion didekat SMAN 09 Mandau. “Pembangunan ini dimulai pada bulan Juli dan akan selesai pada akhir tahun 2015” Kata Fahri, Kepala SMPN 17 Mandau. Proses pembangunannya memerlukan waktu kurang lebih 3-4 bulan. Untuk tahun 2015 ini hanya akan dibangun 1 lantai dengan 11 ruangan. Menurut Fahri, bangunan sengaja dipilih tidak bertingkat agar pen
yelesaian gedung baru tersebut tidak lama.


Menurut Fahri Zalmi, S.Pd.,M.Si, jumlah ruang yang akan dibangun ada 9 ruang kelas,  satu ruang majelis guru, satu ruang laboratorium, satu ruang perpustakaan, dua toilet putri, dua toilet putra, dua tengki air beserta menaranya dan dua sumur bor. “Semoga pembangunan gedung baru SMPN 17 Mandau segera terlaksana dan segera selesai,” Ucapnya (AJL)

Senin, 10 Agustus 2015

Sejarah SMPN 17 Mandau

Siswi putri SMPN 17 Mandau
7teen History SMPN 17 Mandau merupakan sekolah menengah pertama termuda yang ada di Kecamatan Mandau. Sekolah ini didirikan akibat adanya tuntutan dan desakkan dari masyarakat Kecamatan Mandau, akibat sulitnya siswa melanjutkan pendidikan di SMP Negeri karena kapasitas dan daya tampung SMP Negeri tidak sebanding dengan jumlah lulusan siswa SD setiap tahunnya. Keresahan masyarakat tersebut ditanggapi serius oleh pemerintah Kabupaten Bengkalis. Sehingga perlu dilakukan penambahan SMP yang baru.

Alhamdulillah pada tahun 2013 SMP Negeri Balai Makam yang merupakan cikal bakal berdirinya SMPN 17 Mandau memberanikan diri untuk menerima peserta didik baru. Meski pada awalnya muncul rasa pesimis sebab kurangnya sosialisasi kepada masyarakat sehingga sulit untuk mendapatkan siswa baru. Saat itu SMPN Balai Makam belum jelas statusnya, apakah negeri atau swasta. Setelah melakukan usaha yang tidak kenal lelah serta bantuan Allah SWT. Tanpa diduga bersamaan dengan penerimaan siswa baru tepatnya pada bulan juli 2013 terbitlah SK (Surat Keputusan) dari Bupati Bengkalis tentang pendirian SMPN 17 Mandau.

Dengan adanya SK pendirian SMPN 17 Mandau menjadi penguat bagi pihak sekolah sebagai bahan agrumentasi kepada wali murid yang mendaftarkan anak-anak mereka. Sehingga, SMPN 17 Mandau mampu menerima siswa berjumlah 97 orang pada angkatan pertama. Namun dibalik itu masih ada beberapa masalah yang belum terselesaikan hingga sekarang. Diantaranya: 
  1. Kegiatan pembelajaran masih menumpang dibekas sekolah swasta dengan status menyewa.
  2.  Tidak adanya pendidik dan tenaga kependidikan yang tetap, karena untuk menerima guru honor belum ada biaya operasional.
  3. Tenaga PNS yang ada hanya untuk mencukupi kekurangan jam wajib, sehingga tanggung jawab mereka lebih ke sekolah induk.

Meski demikian, dengan rasa optimis menatap masa depan peserta didik guru kompak dan bergandeng tangan baik dibidang akademis maupun non akademis tanpa lelah membimbing peserta didik. Beberapa prestasi mulai ditoreh oleh siswa siswi SMPN 17 Mandau diantaranya Juara pertama dan kedua pada kegiatan lomba kepramukaan dan pada cabang Volly ball antar sekolah.

Kegiatan ekstrakurikuler seperti Futsal dan Vollyball merupakan program unggulan disekolah ini. Berkat prestasi yang diraih, masyarakat mulai melirik dan mengamanahkan kepada guru-guru untuk mendidik anak-anak mereka. Hal ini terbukti dengan jumlah pendaftar yang signifikan pada tahun 2014 jumlah 160 siswa dan 180 siswa pada 2015.

Insyaallah pada pertengahan tahun 2015 gedung SMPN 17 Mandau akan segera didirikan dengan jumlah 9 ruang belajar, 1 ruang majelis guru, 1 ruang laboratorium, 1 ruang perpustakaan. Kita berharap dengan pembangunan gedung yang baru akan meningkatkan gairah dan motivasi belajar siswa. Dan secara berangsur-angsur akan dilengkapi dengan fasilitas olahraga.


“Kita berharap, visi SMPN 17 Mandau menjadi SMP model percontahan di Kabupaten Bengkalis akan terwujud” ungkap Fahri Zalmi S.pd M.Si selaku kepala SMPN 17 Mandau penuh optimis. (AJL/ARA)